You are here
Home > Uncategorized > Percakapan Lereng Gunung Tiga Manusia

Percakapan Lereng Gunung Tiga Manusia

I Made adalah seorang guide wisata. Suatu hari dia mengantar dua wisatawan, Synster Gates, “bule” London dan Faroukh, konon orang kaya dari Arab.

Made: Tamu sekalian, inilah Gunung Agung! Lihat cahaya Sanghyang Surya disana? Hangat ya?

Synster: Apa? Surya? Stupid! Itu SUN, everyday it shining di London

Faroukh: Hahahah, ente gofhlok semua. Itu SHMS!!! tiap hari manasin gurun ane. Ga mungkin lah dia disini,,,

Made: Tapi, jelas2 dia disini setiap hari itu liat kan? ga mungkin ada disana!

Faroukh: ah, itu sihir!

Synster: Stupid people
(dan mereka berpukulan)

****

Bodoh ya? Masa mereka egois sekali. Kita tidak begitu….

Benarkah kita tidak begitu? atau kita sedang melihat Tuhan, sebatas mereka2 melihat mataharinya masing2??

hmm….
matahari tak pernah berkata, “nama saya matahari, bukan yang lain! Kalau ada yang menyebut saya lain, bunuh aja”….. atau matahari berkata, “saya nyinarin kamu aja, kamu kesayangan saya”

TIDAK!!!

matahari menyinari semua makhluk, bukan moopoli satu golongan…….. 🙂 mugkin Tuhan juga begitu, dan tersenyum saja melihat kita, seperti matahari yang tersenyum kecut melihat Made, Synster, dan faroukh bertengkar (seolah2) gara2 dia….

🙂
Semoga semua selalu damai

(dikutip dari grup facebook: Kami Satu Hindu! Kesampingkan Golongan, Soroh, dan Pembeda Lainnya)

0 thoughts on “Percakapan Lereng Gunung Tiga Manusia

Leave a Reply

Top